Langkah Konkret Pembuatan Grafik

Dalam mendesain infografis, tentunya Anda akan bersentuhan dengan sebuah elemen bernama grafik. Yap, grafik merupakan elemen untuk menjelaskan data atau informasi yang akan ditampilkan dalam presentasi. Sebelumnya, Anda pasti sudah mengetahui macam grafik infografis yang telah dijelaskan oleh Pakar Slide Dhony Firmansyah. Dalam hal ini, Anda perlu memilih grafik yang tepat untuk membantu menganalisa atau membuat keputusan yang cepat dan benar. Berikut langkah konkret pembuatan grafik yang perlu diperhatikan agar tidak salah dalam memilih grafik yang akan ditampilkan:

1- Mengetahui Alasan dan Tujuan Pembuatan Grafik

Langkah konkret pembuatan grafik pertama adalah mengetahui alasan dan tujuan pembuatan grafik. Alasan umum pembuatan grafik antara lain untuk melakukan perbandingan, menampilkan distribusi, menunjukkan bagian dari keseluruhan, menunjukkan tren dari waktu ke waktu, mengetahui deviasi, dan memahami hubungan antara satu item dan item lainnya.

2- Memperhatikan Format Grafik

Dalam membuat grafik, Anda perlu memperhatikan beberapa aturan dasar berikut:

Pertama, nilai pada sumbu grafik harusnya dimulai dari nol. Nilai grafik yang tidak dimulai dari nol akan menyulitkan Anda dalam menyusunnya karena nilai data mempengaruhi panjang sumbu x dan y. Kedua, tambahkan label untuk titik yang penting. Ketiga, tambahkan judul yang deskriptif dan jelas. Keempat, sederhanakan teks yang ada di dalamnya dengan mengurangi kata hubung, kata berulang, dan kata yang bukan inti dari pembahasan.

3- Tentukan Template Warna, Font dan Resource yang Diperlukan

Langkah konkret pembuatan grafik terakhir adalah menentukan template warna, font, dan resource yang diperlukan. Anda dapat memilih warna yang harmoni agar terlihat nyaman di penglihatan Audiens sehingga tercipta desain infografis yang memukau. Selain itu, pelajari juga font yang cocok untuk infografis Anda seperti yang dijelaskan dalam tajuk Free Font Pilihan untuk Infografis. dalam tajuk tersebut dijelaskan bahwa terdapat 2 jenis font yang direkomendasikan untuk infografis. pertama, font sans serif yakni font minimalis, simpel, dan tanpa lekukan. Kedua, font dekoratif yakni font yang mengandung unsur seni, sedikit retro dan berlekuk namun tetap mudah dibaca. Berikut contoh infografis yang didesain oleh Pakar Slide Dhony Firmansyah:

Semoga langkah konkret pembuatan grafik berikut dapat membantu meningkatkan wawasan dan melejitkan skill desain infografis ya… terus semangat dalam berkarya menciptakan desain infografis kelas dunia. Kami yakin, infografis akan memudahkan Anda dalam melakukan berbagai bidang pekerjaan. Izinkan Kreasi Presentasi membersamai karya infografis anak bangsa. Silakan menghubungi Bu Isti di nomor 0857 3333 0407 untuk melakukan kerjasama.

Salam Amazing,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan diisi sebelum komentar * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.