Contoh Animasi dalam Videografis

Contoh animasi dalam videografis. Pernahkah Anda mendengar sebuah istilah bahwa sesuatu yang bergerak lebih menarik daripada sesuatu yang diam? Setujukah Anda dengan pernyataan tersebut? Yaps, sesuatu yang bergerak lebih menarik karena bisa menyentuh emosi audiens. Animasi bisa menjadi alternatif untuk membuat slide videografis Anda tampak atraktif. Lalu, bukannya tampilan statis membuat audiens membaca pesan lebih lama dan lebih fokus? Jadi begini, tidak semua hal harus dianimasikan. Ilustrasi mudahnya, jika Anda ingin membuat tema “road” dalam sebuah videografis, tentu Anda menyiapkan obyek berupa mobil, jalan, dan ya…. latar belakang gunung sepertinya menarik untuk ditambahkan.

Tapi, apakah semua elemen dianimasikan? Jawabannya tentu tidak. Cukup menganimasikan mobil saja, obyek lain tidak perlu ditambah animasi juga. Poin ini dinamakan fokus, artinya menonjolkan hal utama dalam slide. Fokus ini penting agar audiens tetap konsentrasi hingga video berakhir. Nah, agar tidak mengganggu konsentrasi audiens, pakailah animasi yang tidak berlebihan. So… tampilan Anda tampak elegan dengan visual yang memukau.

Dalam desain digital grafis, Anda perlu menentukan template warna, font, dan image. Tentu hal ini juga berlaku untuk pembuatan videografis. 3 hal inilah yang nantinya dianimasikan. Yuk, kita ulas sama-sama ya:

1- Animasi Warna

 

Contoh animasi dalam videografis yang pertama adalah animasi warna. Warna bisa menjadi alternatif untuk animasi videografis Anda. Kami jelaskan sedikit tujuannya:

a- Mengetahui Perbedaan Jumlah

Agar lebih mudah, kami berikan contoh. Misalkan Anda ingin menampilkan jumlah sebaran tertentu di Indonesia, maka Anda bisa menampilkan peta buta Indonesia, kemudian tampilan jumlah sebaran dengan warna yang berbeda.

b- Menunjukkan perbedaan level atau proses

Sebagai contoh dalam struktur organisasi, warna shape pimpinan ditampilkan berbeda dengan staf yang ada di belakangnya.

c- Menunjukkan perbedaan kelompok atau populasi

Biasanya bagian ini dicontohkan dengan data penduduk yang mempunyai rentang usia tertentu yang dibagi menjadi penduduk produktif dan non-produktif.

Oke jika bagian ini sudah bisa dipahami, kami beri sedikit catatan penting untuk diingat:

Pertama, jika template warna menggunakan warna hangat seperti merah, kuning, dan oranye, dan warna dingin seperti biru, coklat, dan hijau, maka gunakan warna dingin sebagai background dan warna hangat sebagai pusat perhatian yang ditonjolkan.

Kedua, gunakan maksimal 4 atau 5 warna dalam satu slide.

Ketiga, gunakan warna analog jika data Anda berupa informasi dengan kategori yang sama seperti gambar poin 1 di atas.

2- Animasi Font

Contoh animasi dalam videografis yang kedua yakni animasi font. Font yang dianimasikan akan memberi sensasi tersendiri bagi audiens yang membacanya. Selain itu, font ini bisa memberikan penegasan makna dalam sebuah kalimat. Dengan menonjolkan bagian ini, audiens akan lebih terfokus pada makna tersebut. Bukan hanya teks huruf saja yang bisa dianimasikan, teks angka bisa dianimasikan untuk menunjukkan urutan atau jumlah tertentu. Yang perlu diingat adalah:

Pertama, jika Anda sudah menganimasikan font, tidak perlu memberi animasi warna pada font yang sama.

Kedua, pilih satu macam animasi untuk satu penegasan font.

Oke, sekarang kita masuk ke animasi yang terakhir yaitu animasi image.

3- Animasi Image

Contoh animasi dalam videografis yang terakhir adalah image. Dalam videografis, image berperan penting karena bisa mengubah suasana slide Anda. Image bisa menarik perhatian audiens. Audiens bisa saja merasa jenuh dengan teks yang ada dalam slide, namun image memberi warna baru yang memberi tampilan tampak fresh. Image pun bisa digunakan untuk menunjukkan perbandingan sesuatu. Misalnya Anda ingin membuat perbandingan Mitsubishi Xpander dan Suzuki Ertiga, maka perlu image kedua mobil agar pesan terlihat lebih jelas. Oh ya, jika ingin menganimasikan mobil yang berjalan, pilihlah animasi horisontal mengikuti alur jalan, jangan memilih yang berlebihan apalagi yang tidak masuk akal.

Oke, itulah contoh animasi dalam vidoegrafis yang bisa kami ulas hari ini. Terus semangat upgrade skill videografis agar audiens semakin terpukau dengan karya Anda. Oh ya, kami juga punya tips Mendesain Videografis dengan Mudah, jangan lupa disimak ya. Jika merasa kesulitan memilih tipe animasi, silakan klik 4 Tipe Animasi dalam PowerPoint untuk mengetahui animasi mana yang sesuai kebutuhan. Kreasi Presentasi siap mendampingi Anda praktek langsung, bisa langsung menghubungi Bu Isti di 0857 3333 0407.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan diisi sebelum komentar * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.