Syarat Wajib Mendesain Animasi

Desain. Siapa sih yang tidak mengenal desain? Untuk mempermudah penyampaian materi yang efektif dan efisien, diperlukan media yang mendukung salah satunya yakni animasi. untuk menciptakan animasi yang profesional, Anda perlu mengetahui syarat wajib mendesain animasi. Maka dari itu ada syarat dan ketentuan yang berlaku lho untuk mengaplikasikan sebuah desain, iyadong, semua kan pasti ada ilmunya. Well, well, well… Syarat tersebut tentunya mempunyai tujuan tertentu, yakni untuk mempermudah pekerjaan sehingga waktu yang dihabiskan untuk melakukannya pun efisien, dan tentunya akan menciptakan animasi terbaik dan berdampak bagi penikmatnya. Perlu dicerna, dicatat, direkam dalam otak, lalu diaplikasikan ya…

Baiknya langsung saja pada inti pembahasan. Berbekal ilmu dari buku Amazing Slide Videographic karya Pakar Slide Dhony Firmansyah, ada tiga syarat wajib mendesain animasi, iya, tiga banget lho, jadi mudah banget untuk diingat. Apa saja tuh kira-kira syaratnya? Tenang, jawabannya bukan “nantikan di episode selanjutnya, yang ini bersambung sampai sini”, bukan, silakan disimak 3 syarat wajib mendesain animasi :

1- Eye catching

Pernah mendengar istilah eye catching? Anda yang berkecimpung di dunia desain dan presentasi tentunya familiar dengan istilah satu ini. Tenang, saya akan tetap mengulasnya dalam artikel ini. Eyecatching mempunyai makna menarik untuk dilihat karena mempunyai daya tarik yang bernilai lebih sehingga orang-orang selalu ingin dan ingin melihatnya. Dalam videografis, penyusunan dilakukan dengan menampilakn informasi atau data yang terkandung di dalamnya, daya tarik apa yang ingin ditunjukkan, pola warna yang menarik, dan lainnya. Eyecatching perlu ada dalam tiap detik video Anda agar Audiens mau melihat video Anda sampai tuntas.

2- Repetisi

Repetisi mempunyai makna pengulangan, yakni pengulangan elemen videografis. Hal itu bertujuan agar poin penting dalam video tersebut mudah dipahami dan menambah unsur artistik. Seperti misalnya dalam gambar berikut, karakter pria tersebut sama namun mempunyai gerakan yang berbeda sehingga mengalirkan sebuah kisah. Nah, repetisi dari karakter pria tersebutlah yang membuat isi video menjadi jelas. Jika tidak ada pengulangan elemen, maka isi video terkesan terpotong karena hanya ada satu gerakan saja.

3- Natural

Anda perlu menampilkan animasi secara alami sehingga sesuai dengan kondisi sebenarnya, baik dalam bentuk verbal maupun visual. Secara verbal, pesan dapat disampaikan dengan runtut mulai latar belakang atas suatu fakta tertentu, kemudian dianalisa dan diakhiri dengan kesimpulan, tentunya dengan intonasi yang pas saat membacakannya. Jika informasi ditampilkan secara visual, maka pergerakannya harus jelas misalnya orang berjalan dan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya agar memunculkan cerita yang jelas pada setiap detiknya. Berikut adalah videografis tips sederhana membuat presentasi.

Nah, itulah 3 syarat wajib mendesain animasi yang perlu diingat. Usahakan untuk mengikuti syarat tersebut dalam mendesain animasi agar hasilnya pun efektif, efisien, dan optimal. Kami yakin, informasi yang tersampaikan dalam videografis tersebut akan mudah dipahami oleh Audiens. Izinkan Kreasi Presentasi memandu Anda untuk menyusun videografis dalam presentasi Anda, silakan menghubungi Bu Kuma di nomor 0857 3333 0407 untuk melakukan kerjasama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan diisi sebelum komentar * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.