Jenis Kontras dalam Desain Grafis

Jenis kontras dalam desain grafis. Dalam pembuatan desain, tentunya ada aturan yang harus dipatuhi. Hal tersebut ditujukan agar pembuatan konten bisa bermanfaat bagi khalayak umum dengan memperhatikan kemudahan dalam keterbacaan, isi dan value konten. Oleh sebab itu, wajib hukumnya memperhatikan kontras dalam konten. Secara singkat, kontras merupakan perbedaan visual antar objek secara signifikan, atau adanya perbedaan secara nyata apabila antar objek didekatkan.

Memperhatikan kontras dalam desain harus selalu dilakukan. Sudut pandang atau indra penglihatan mata seseorang bisa berbeda dalam membaca isi konten. Untuk memastikan karya Anda dapat dibaca oleh banyak orang, Anda harus memastikan kontras relatif pada konten Anda. Ini untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati konten Anda, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan dalam membedakan warna.

Perlu diingat juga, bahwa kontras tidak hanya tentang menggunakan warna yang berlawanan, tetapi ukuran skala font, elemen yang dipasangkan juga harus diperhatikan. So, berikut akan kami bagikan jenis kontras dalam desain grafis yang harus diperhatikan. Let’s cek..

1- Kontras Warna

Kontras warna mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Yaps, aturannya yaitu menempatkan warna yang berlawanan antar objek. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan elemen berwarna hitam (gelap), maka Anda harus menggunakan latar belakang putih (terang). Anda bisa bereksperimen dengan menemukan warna-warna kontras baru, selain pasangan hitam dengan putih. Selamat mencoba..

2- Kontras Font

Selanjutnya yaitu perhatikan kontras pada font. Penggunaan kontras font ini bisa dilakukan dengan menambahkan efek seperti : italic, bold, underline, huruf besar dan huruf kecil pada suatu kasus atau kalimat. Pemberian kontras tersebut, bertujuan untuk mempermudah dalam menemukan perbedaan istilah, insight atau kesimpulan dalam suatu konten. So, jangan lupakan juga kontras yang satu ini yaa.

3- Kontras Posisi

Kontras posisi yang dimaksudkan disini yaitu penempatan tata letak objek. Dalam penerapannya, kontras posisi ini digunakan untuk penempatan layout jika Anda menggunakan huruf yang berbeda dalam suatu konten. Perbedaan posisi pada konten akan mempermudah audiens berpindah saat membaca dari satu teks ke teks lain.

4- Kontras Bentuk

Kontras desain grafis yang terakhir yaitu kontras bentuk. Metode ini digunakan untuk menghasilkan tampilan dinamis visual, karena kuncinya dengan memainkan elemen pada desain grafis, seperti menambahkan ilustrasi atau gambar. Pemberian bentuk elemen yang beragam, akan menambah daya tarik pembaca. Tak hanya itu, bentuk elemen yang unik dan khas akan selalu mengingatkan audiens pada konten Anda.

Oke sobat Kreasi, itulah tadi penjelasan singkat tentang jenis kontras dalam desain grafis. Penggunaan kontras yang tepat pada desain, akan membuat konten lebih berkualitas dan menarik. So, jangan lupa untuk menerapkan kontras pada konten Anda yaa.

Ohiya, pada Workshop Amazing Slide Infographic juga dibahas secara detail mengenai kontras dalam suatu desain grafis lho. Bisa praktek dan dipandu langsung oleh Pakar Slide Dhony Firmansyah. Segera hubungi di nomor 0857 3333 0407 (Bu Isti) untuk mendapatkan penawaran spesialnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silakan diisi sebelum komentar * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.