Tips Menyusun Infografis


Saat ini komunikasi sudah menjadi sebuah kebutuhan utama manusia. Kecepatan manusia dalam menerima informasi telah menjadi mata uang baru. Siap yang cepat, dia yang dapat. Siapa yang lebih dulu, dia yang memegang kendali. Oleh karena itu menyajikan informasi secara cepat juga menjadi sebuah kebutuhan primer.

Sayangnya, cepat saja tidak cukup. Selain cepat, informasi juga memerlukan visual yang tepat untuk menarik audiens. Penyajian data secara visual yang indah mendorong audiens berbondong-bondong menjadikan informasi tersebut sebagai sebuah rujukan. Selain karena visual menarik perhatian, konten visual yang cerdas juga menunjukan kredibilitas lembaga yang mengeluarkan informasi. Upaya menyajikan data dengan baik dan visual yang memukau inilah yang disebut dengan infografis. Ya, infografis merupakan teknik penyajian data dalam bentuk gambar atau visual.

Gambar adalah bahasa universal. Yang mudah dimengerti dan dipahami. Manusia telah menjadikan gambar sebagai salah satu alat komunikasi sejak 32.000 tahun yang lalu (Cool Infographic, 2013). Bahkan, pesan yang disampaikan dengan gambar, mampu meningkatkan kerja otak hingga 60.000 kali lebih cepat (The Power of Visual Storytelling, 2014).

Maka, tak heran, saat ini banyak bermunculan tampilan infografis yang disajikan via dunia maya untuk menyampaikan data dan informasi, baik oleh individu hingga lembaga pemerintah.

Untuk menyusun infografis yang baik, diperlukan pemahaman tentang informasi secara menyeluruh, perpaduan warna, keserasian huruf dan angka hingga penempatan gambar di dalamnya. Tentu ini semua butuh berlatih dan waktu untuk memperdalamnya. Salah satu pelatihan yang kami rekomendasikan untuk mempelajari teknik dan tips menyusun infografis adalah Amazing Slide Infographic yang dipandu oleh Pakar Slide Dhony Firmansyah. Pelatihan ini telah dilakukan di lebih dari 200 perusahaan dan hampir 5000 peserta. Anda bisa menghubungi Bu Isti di 0857 3333 0407 untuk informasi dan penawaran istimewa-nya.

Dalam artikel ini, kami akan mencoba merangkum 3 tips menyusun infografis dengan mudah untuk Anda. Dalam buku Amazing Slide Infographic (2017), Dhony Firmansyah menulis bahwa ada 3 langkah sederhana untuk menyusun infografis yaitu:

1- Simpel

Tips menyusun infografis yang pertama adalah simpel atau sederhana. Artinya, infografis yang disusun harus lebih mudah dipahami daripada artikel mentahnya. Menyederhanakan infografis bisa dengan mereduksi kata-kata yang tidak perlu, dan menampilkan kalimat-kalimat kunci yang penting bagi pembaca. Simpel juga menghindarkan audiens dari rumitnya tabel. Tabel adalah data mentah, alangkah lebih baik divisualkan dulu dalam bentuk grafik.

2- Harmoni

Harmoni berarti keserasian antara warna infografis, konsistensi ukuran huruf dan angka, serta kombinasi gambar di dalamnya. Jika kita melihat tampilan infografis, kita akan memahami bahwa infografis memiliki struktur warna yang kontras antara latar belakng dengan kontennya. Infografis juga memiliki warna yang konsisten baik dalam huruf, ikon maupun data yang ditampilkan. Inilah yang dimaksud dengan harmoni.

3- Unik

Tips menyusun infografis yang ketiga adalah unik. Maksud unik disini adalah infgrafis harus membuat rasa ingin tahu audiens kian tinggi saat melihatnya. Audiens jadi ingin membaca dan menyimpulkan apa isi infografis tersebut. Unik bisa juga bermakna menampilkan sesuatu yang tidak biasa dalam infografis. Misal menampilkan grafik berbentuk termometer, pie chart berbentuk cangkir dan sebagainya. Unik mengasah ide pembuat infografis untuk lebih kreatif dalam menarik audiens.

Nah, itulah 3 tips menyusun infografis secara profesional yang kami rangkum dari buku Amazing Slide Infographic. Anda pun bisa memesan buku tersebut dengan mengklik gambar di bawah ini.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk visualisasi data Anda ke depannya.

Salam Amazing.