Menentukan Background Musik pada Videografis


Tak bisa diragukan lagi, dunia informasi yang berubah ini menjadikan masyarakat lebih menyenangi informasi berupa video daripada gambar tak bergerak ataupun ribuan teks. Itulah kenyataan yang terjadi di dunia saat ini ,tak terkecuali dalam bidang presentasi. Terdapat beberapa keuntungan presentasi menggunakan videografis seperti yang tertuang dalam tajuk 5 keuntungan presentasi dengan videografis. Alasan itulah yang menjadikan setiap orang ingin melejitkan skill mendesain videografis untuk beberapa tujuan. Namun, ketika kita merasa tertarik untuk mempelajari cara membuat videografis, terkadang kita lupa belum mempelajari tips menentukan background musik pada videografis. Padahal hal tersebut cukup penting karena semenarik apapun video yang dibuat, jika background musicnya kurang tepat akan berpengaruh apakah viewer akan melanjutkan menonton video atau tidak. Background musik bukan hanya pelengkap video namun berpengaruh pada emosi dan mood viewers, sama seperti ketika memilih musik pengantar tidur atau pembangkit semangat yang kita pilih untuk memperbaiki mood. Nah, langsung saja kami bagikan tips menentukan background musik pada videografis yang perlu Anda pelajari.

1- Libatkan emosi

Tips menentukan background musik pada videografis yang pertama adalah melibatkan emosi. Tujuannya agar viewer merasa tersentuh dengan video yang sedang diputar. Untuk itu, Anda perlu mendengar iramanya berkali-kali serta memainkannya bersama slideshow videografis agar Anda dapat menyelaraskan musik yang pas dengan video tersebut.

2- Edit lagu sesuai keinginan

Dalam sebuah lagu, terdiri dari 4 sampai 5 bagian antara lain verses, bridge, chorus, interlude, dan ending lagu. Dalam  videografis, Anda tidak harus memasukkan semua bagian lagu tersebut karena tujuan Anda adalah membuat videografis, bukan membuat lagu. Anda dapat mengambil satu atau dua bagian saja yang sesuai dengan isi videografis.

3- Hindari musik berlirik

Mengapa musik berlirik tidak disarankan? Yap, karena ia dapat mengganggu penonton yang sedang asyik menikmati video. Lebih baik menggunakan alunan instrumental tanpa lirik yang lembut di telinga. Jika Anda menggunakan musik berlirik, dikhawatirkan viewer kurang fokus dengan pesan yang ada dalam video, apalagi jika terdapat pesan audio recording di dalamnya. Selain itu, hindari volume yang terlalu besar agar tidak mendominasi pesan utama dalam audio recording tersebut. Perlu Anda ingat bahwa background music bukanlah yang utama dalam videografis, ia merupakan latar belakang  sehingga bukan prioritas yang harus bervolume tinggi.

4- Gunakan fitur “fade in” dan “fade out”

Dalam memasukkan background music, tentunya Anda perlu menentukan timing yang tepat, kapan harus dimainkan dan kapan harus berhenti. Agar tidak muncul dan berhenti secara tiba-tiba, tentunya harus dilakukan dengan smooth agar ia dapat muncul dan hilang sedikit demi sedikit secara perlahan agar hasilnya tampak optimal.

Nah, itulah tips menentukan background musik pada videografis yang kami ulas dari buku Amazing Slide Videographic karya Dhony Firmansyah. Jika belum punya, silakan melengkapi koleksi buku Amazing Slide Series untuk membuat videografis professional kelas dunia. Kreasi Presentasi siap memandu dan mengunjungi Anda kapan pun dan di mana pun. Untuk melakukan kerjasama, silakan menghubungi Bu Isti di nomor 0857 3333 0407.

Salam Amazing,