Memperdalam Teori Roda Warna


Memperdalam teori roda warna. Teori ini mempelajari seni penggunaan warna dan cara manusia memandang warna. Serta bagaimana warna bercampur, harmonis atau kontras satu sama lain. Dalam memperdalam teori roda warna, kita akan memperkenalkan warna yang disusun pada roda warna dan dikelompokkan menjadi 3 kategori yakni warna primer, warna sekunder dan warna tersier.

Sebelum mengarah ke sana, alangkah baiknya kami membahas tentang apa itu warna. Warna adalah persepsi. Ketika indra penglihatan kita melihat sesuatu, misalnya langit, maka data yang dikirim dari mata kita ke otak kita memberi tahu kita bahwa itu adalah warna biru. Objek memantulkan cahaya dalam kombinasi panjang gelombang yang berbeda. Otak kita menangkap kombinasi panjang gelombang itu dan menerjemahkannya ke dalam informasi yang disebut warna.

Roda warna pertama dirancang oleh Sir Isaac Newton pada 1666. Seniman dan desainer sampai saat ini masih menggunakannya untuk mengembangkan harmoni warna, pencampuran dan palet.

Seperti yang kami ulas dari 99designs, roda warna terdiri dari tiga warna primer (merah, kuning, biru), tiga warna sekunder (warna dibuat ketika warna primer dicampur: hijau, oranye, ungu) dan enam warna tersier (warna yang dibuat dari warna primer dan sekunder, seperti biru kehijauan atau ungu).

1- Warna Primer

Dalam memperdalam teori roda warna, perlu mengetahui apa itu warna primer. Warna primer adalah warna dasar yang tidak bercampur dengan warna-warna lain. Menurut teori warna pigmen dari Brewster, warna primer adalah warna–warna dasar. Warna primer tersebut adalah merah, kuning dan biru. Warna selain warna merah, kuning dan biru. Adalah kombinasi dari beberapa warna

2- Warna Sekunder

Warna sekunder merupakan hasil kombinasi dari dua warna primer (merah, kuning, biru) dengan proporsi yang seimbang. Teori Blon membuktikan bahwa campuran warna-warna primer menghasilkan warna-warna sekunder. Seperti contohnya warna oranye merupakan hasil campuran warna merah dan kuning. Warna ungu adalah campuran merah dan biru. Warna hijau adalah campuran biru dan kuning.

3- Warna Tersier

Warna tersier adalah kombinasi salah satu warna primer dengan salah satu warna sekunder. Contohnya, warna oranye kekuningan didapatkan dari campuran warna primer kuning dan warna sekunder oranye.

Dengan memperdalam teori roda warna, Anda dapat membedakan warna menjadi dua, yakni warna hangat dan warna dingin. Dengan membuat garis yang membelah bagian tengah roda, Anda dapat memisahkan warna-warna hangat (merah, oranye, kuning) dan warna-warna dingin (biru, hijau, ungu).

Warna-warna hangat umumnya membawa pesan energi, kecerahan, dan aksi, sedangkan warna-warna dingin identikkan dengan ketenangan, kedamaian, dan ketenangan.

Itulah artikel tentang memperdalam teori roda warna yang dapat kami bagikan untuk Anda. Mengenal warna akan membantu kita menentukan warna yang cocok pada presentasi Anda. Agar skill Anda tentang warna semakin meningkat, Anda juga dapat mempelajari inspirasi palet warna terbaik yang dapat digunakan untuk mendesain infografis ataupun slide presentasi. Jika ingin mempelajari lebih lanjut terkait harmoni warna hingga bagaimana memvisualisasikan grafik, diagram, ataupun data, silakan mengikuti training infografis bersama kami. Dengan senang hati Kreasi Presentasi akan mewujudkan keinginan mulia Anda untuk upgrade skill terkait infografis. Silakan menghubungi Bu Isti di nomor 0857 3333 0407 untuk penawaran spesial.