Langkah Konkret Penyusunan Videografis


Dalam dunia visual saat ini, media komunikasi yang paling diandalkan adalah videografis. Hal ini karena videografis membawa dampak yang signifikan baik dalam strategi promosi hingga penyampaian materi kepada audiens karena dianggap menarik perhatian.  Dalam membuat videografis, software yang mudah diaplikasikan yakni Powerpoint karena cukup familiar di telinga kita. Langkah konkret penyusunan videografis sama dengan infografis sehingga Anda perlu mempelajari infografis sebelum melangkah ke videografis. Terdapat 3 langkah konkret penyusunan videografis yang diulas dari buku Amazing Slide Vidoegraphic karya Pakar Slide Dhony Firmansyah yakni:

1- Menentukan Harmoni Warna

Langkah konkret penyusunan videografis yang pertama adalah menentukan harmoni warna. Harmoni warna tersebut digunakan untuk menentukan warna font, background, dan gambar ilustrasi yang ada di dalamnya. Berapa jumlah minimal warna yang harus dimiliki dalam satu template warna? Jawabannya adalah 5. Tentunya warna tersebut tidak dipilih secara asal-asalan karena ada teorinya. Diperlukan jiwa seni yang tinggi untuk menentukannya. Anda dapat mengadopsi warna dari alam untuk menentukannya, seperti dalam gambar di bawah ini:

Tapi jangan khawatir… sekarang berbagai situs telah memudahkan pekerjaan manusia salah satunya Coolors.co atau Colormind.io yang menyediakan template warna harmoni secara instan. Jadi bisa banget dijadikan inspirasi dalam penyusunan videografis agar hasilnya terkesan professional, tertata dan terkonsep sehingga tampak emejing. Ayo tunggu apalagi… silakan menyusun template warna yang harmoni kemudian cari tahu kode-kode warnanya ya…

2- Menentukan Font

Tuh kan… langkah konkret penyusunan vidoegrafis ini sama seperti menyusun infografis kan? Betul sekali, langkah kedua yakni menentukan jenis font. Konsistensi font adalah nilai wajib yang harus diterapkan oleh videografis designer. Dalam dunia bisnis dan pendidikan, font yang paling cocok digunakan antara lain serif, sans serif, dan dekoratif. 3 jenis ini nih yang perlu direkam baik-baik agar tidak lupa saat mempraktekkannya.

3- Membuat Desain yang Unik

Tujuan dari membuat desain yang unik adalah agar audiens mudah menangkap isi videografis yang ingin Anda sampaikan. Jangan ragu untuk menambahkan gambar subyek baik itu vektor, ilustrasi manusia sebagai aktor videografis untuk melengkapi tampilan data yang cenderung berat di penglihatan. Apalagi ditambah dengan animasi akan membuat audiens terpikat untuk menyimak videografis sampai detik terakhir. Berikut contoh videografis tentang tips membuat vektor:

Itulah langkah konkret penyusunan videografis yang dapat diterapkan agar penyampaian materi kian amazing di setiap harinya. Kreasi Presentasi siap melebarkan sayap untuk memandu Anda dalam menyusun videografis, silakan menghubungi Bu Isti di nomor 0857 3333 0407.