Alasan Menggunakan Grafik Vektor untuk Infografis


Vektor. Siapa yang masih ingat pelajaran fisika atau matematika yang membahas tentang vektor? Agak ngeri ya dengernya, refleks langsung dihantui rumus-rumus dan guru killer yang menerangkan pelajaran dengan sadis. Mmmm… jangan tegang dulu, keep calm… di sini kami tidak akan membahas tentang vektor yang seperti itu, namun kami akan membahas sisi menarik dari sebuah grafik vektor. Yaps, izinkan kami menjelaskan sedikit tentang apa itu grafis vektor. Gabungan antara titik, garis, dan kurva menjadi sebuah gambar, itulah yang patut disebut dengan vektor. Ternyata gabungan antara titik, garis, dan kurva saja bisa menjadi sebuah gambar yang amazing ya… misalnya gambar di bawah ini:

Nah, ketika mendesain infografis, tentunya kita perlu menghasilkan karya yang visual agar penyampaian informasi semakin mudah dipahami. Nah, agar hasilnya semakin memuaskan, alangkah baiknya visualisasi informasi tersebut menggunakan grafik vektor karena mempunyai beberapa kelebihan yang menguntungkan. Tanpa menunggu terlalu lama, langsung berangkat saja menuju alasan menggunakan grafik vektor untuk infografis:

  1. Kualitas Gambar Relatif Tinggi

Alasan menggunakan grafik vektor untuk infografis yang pertama adalah kualitas gambar relatif timggi. Terkadang kita akan menemui sebuah gambar yang sedikit kurang fokusketika diperbesar atau diperkecil. Sangat disayangkan, apalagi jika gambarnya bagus sesuai keinginan. Alhasil, harus mencari gambar lain yang resolusinya tinggi. Lain halnya dengan vektor, ia bersifat scalable, yakni bisal diperbesar atau diperkecil gambar tanpa berubah kualitas gambarnya. Dari sini, tentu akan terasa dampak efisiensi dari alasan menggunakan grafik vektor untuk infografis.

2. Ukuran File Relatif Kecil

Dalam urusan desain-mendesain, tentunya Anda akan sering download beberapa resource yang dibutuhkan untuk menghasilkan sebuah karya. Nah, ukuran file yang relatif kecil sangat membantu Anda agar kapasitas memori internal maupun eksternal masih banyak tersisa untuk keperluan lain.

3. Dapat Disunting dengan Mudah

Bagian paling menyenangkan dalam membuat infografis itu saat menyunting vektornya. Nah, Anda bisa memodifikasinya sesuai keinginan, baik mengganti warna, menambah atau mengurangi beberapa bagian dalam suatu gambar dengan memecahnya menggunakan tools ungroup dan group.

4. Mempunyai Warna-Warna yang Harmoni

Biasanya vektor yang tersedia dalam berbagai web mempunyai harmoni warna yang pas. Ini sangat berguna jika Anda merasa kesulitan dalam menyunting warna vektornya karena dalam web tersebut karena sebagaian besar vektor yang tersedia mempunyai harmoni warna yang indah dan menarik. Silakan melihat beberapa referensi vektor di freepik.com atau website lain yang dapat didownload secara gratis.

5. Dapat Dicetak dengan Resolusi Tertinggi

Saat mendesain infografis, tujuan pembuatannya bisa bermacam-macam baik untuk slide presentasi, konten sosial media, dan lainnya. Sekarang, bagaimana kalau tujuannya adalah untuk dicetak menjadi x banner,poster, maupun bentuk lainnya? Masalah umum dari sebuah karya seni adalah hasil cetak dengan kualitas rendah. Untuk vektor jangan khawatir, dengan kualitas gambar yang tinggi, otomatis hasil cetaknya pun mempunyai kualitas yang tinggi.

Nah, selesai sudah pembahasan kita kali ini tentang alasan menggunakan grafik vektor untuk infografis. Semoga hasil karya infografis tersebut dapat bermanfaat untuk penyampaian informasi yang mudah dipahami. Jika ingin pelatihan infografis dari permukaan hingga mendalam, silakan menghubungi Bu Isti di 085733330407 untuk kerjasama spesial. Jika ingin menyimak tips membuat vektor, silakan kunjungi youtube kami Kreasi Presentasi dengan judul Tips Memilih Vektor. Atau bisa langsung melihat video berikut: